anggidetyas

just a little blog :)

Involving People With Products [Thomas L. Harris] April 3, 2013

catsmm catsmmm

Berikut ada beberapa contoh Perusahaan yang berhasil dalam melibatkan pelanggannya sehingga menghasilkan positioning yang cukup kuat.

Tide

Pada tahun 1964 Tide muncul sebagai “washday miracle” hingga sekarang menjadi best selling detergent di Amerika tidak lepas dari keajaiban pemasarannya juga, salahsatunya pada saat Tide berulang tahun yang ke 50. Tide tidak hanya merayakan hari jadi saja tetapi juga merayakan dirinya sebagai produk yang paling laku di pasaran US. Untuk tetap mengingatkan pelanggan akan sejarah dari the most popular laundry product, tide menyusun program public relations selama satu tahun dengan Burson-Marsteller.

Kampanye publisitas lalu di lakukan dengan P&G archivist Ed Rider sebagai Spokeperson. Perayaan utama dari hari jadi Tide adalah mengadakan kontes “dirtiest kid in America” dengan pesan bahwa “tide knows kids have fun getting dirty and tide kniws how to get their clotes clean”

Media-media utama diundang dan menerima press kit yang berisi cerita dan foto tentang sejarah dari Tide, informasi tentang formula produk baru yang membuktikan bahwa revolusi kemasan box itu lebih baik dari apapun, dan pengumuman kontes “dirtiest kid in America”

Peraturan dalam kontes, orangtua diajak untuk mengirimkan foto anaknya yang kotor(oleh lumpur,tanah, makanan, dll), usia antara 5-12 tahun dan menyisipkan pesan “how my kid came clean with Tide”. Kontes ini didukung oleh publisitas, in-store-pad, dan free standing insert

Sepuluh finalis akan dipilih dan 10 foto yang terpilih akan dicantumkan dalam People Magz. Pelanggan lain juga diikutsertakan untuk memilih the “dirtiest kid in America” dengan menelfon ke saluran bebas pulsa. Tide juga bekerjasama denga People Weekly, ini sangat memberikan keuntungan untuk Tide dalam merangkul target audiens. Tide mendapatkan 10.000 penelfon dalam jangka waktu 2 hari dengan bekerjasama dengan People Weekly.  Untuk meningkatkantambahan pemberitaan, publisitas di tempatkan di media media lokal dari kota asal finalis.

Pada tahap final, finalis dan keluarganya akan didatangkan ke New York untuk berpartisipasi dalam “Stain-a-Thon” di Central Park. Dlaam event tersebut, anak yang beruntung dan menjadi the dirtiest kid in America adalah monique dari Missisipi dan berhasil mendapatkan liburan gratis ke florida bersama keluarganya juga stok deterjen Tide selama satu tahun.

Untuk pencapaian Corporate Social Responsibility (Cause Related CSR), Tide tidak hanya menjadikan acara ini sebagai kontes untuk bersenang-senang saja. Tide mendonasikan 50 cent dari setiap pemasukan untuk disumbangkan ke yayasan Give Kids a World, yaitu sebuah organisasi non-provit yang menyediakan liburan untuk anak yang sedang sakit beserta keluarganya. Tide berhasil mengumpulkan sebesar $10,000 pada acara “Stain-a-Thon”. Selain itu, perayaan hari jadi Tide ini juga sekaligs untuk memperkenalkan produk Tide yang baru yaitu Tide Ultra 2.

 

Campbell Soup

Campbell soup dikenal tidak hanya menjadi soup favorit keluarga di Amerika, juga menjadi ikon dari pop-art. Seniman pop art yang melegenda, Andy Warhol melukis kaleng campbell soup pertamanya pada tahun 1962 dan selama setahun telah menghasilkan 10,000 karya, setiap seri kalengnya mengalami perubahan dari warna, bentuk, dan perbandingan kaleng.

Pada tahun 1985, atas saran dari konsultan public relation yang digunakan oleh Campbell yaitu Golin/Harris, Campbell meminta Warhol untuk menggambar kesan nya dalam sebuah box untuk produk jenis baru Campbell yaitu soup Kering. Lukisan tersebut kemudian diperkenalkan di New York’s Whitney Museum.

Wajar saja kalau Campbell membuat kontes “Art of soup” untuk menyedot perhatian untuk menjadi perusahaan yang paling komprehensif dalam mendesign ulang labelnya dalam sejarah 1994. Untuk pertama kalinya pada label terbarunya ditempatkan foto dari produknya disekeliling kaleng dan di bagian tengah. Campbell ingin menciptakan awareness yang tersebar luas dan dukungan dari konsumen akan design yang baru yang membangun originalitas dari red and white label. Dengan mengusung tagline “the search for the next andy warhol” kontes di buat untuk menghargai seniman pada masa 90an. Ini diperuntukan bagi kategori pemuda, amatir, dan professional.

Kontes ini diumumkan pada saat press conference di Campbell museum dan dipancarkan ke stasiun televisi melalui video news release. Format pendaftaran juga ditampilkan di koran selama dua minggu setelah pengumuman. Lebih dari 10.000 pendaftar dan 3000 diantaranya tersebar luas oleh public relations.

Tahap kedua dari program public relations adalah pengumuman pemenang akan dilakukan di whitney museum, empat finalis dengan karyanya dan 200 buah soup art dari ribuan pendaftar terpilih akan di tampilkan dalam event. Dan yang berhasil memenangkan kontes ini adalah Matthew yang berumur 11 tahun, ia mendapatkan 15 menit ketenaran yang dijanjikan sebagai the next warhol dalam karyanya yang bertemakan Egyptian Hieroglyph (tulisan mesir kuno). Pemberitaan kontes ini sudah tersebar luas dimana-mana dan tidak berhenti sepanjang satu tahun, merangkul 200 juta pembaca, pendengar radio, dan pemirsa TV yang sebanding dengan $1,8 juta bila beriklan.

 

M&M’s

Kampaye yang dilakukan oleh M&M’s adalah kampanye pemilihan warna dari permen coklat yang dipunyai M&M’s. M&M’s akan menentukan apakah diteruskan dengan warna coklat atau pindah menjadi biru, pink atau ungu.

Kampanye dimulai dengan mengadakan pesta besar bagi anak-anak di Rumah Sakit Los Angeles yang diliput oleh berita dan lfestyle tv program. Untuk membuat dayatarik dari konsumen luas, perusahaan membuat kostum karakter M&M’s berukuran besar yang dapat dijangkau oleh lensa media, dan akan terus dipublikasikan sepanjang tiga bulan kampanye.

Karakter M&M yang berwarna biru, pink dan ungu mulai menjelajah negara. Mereka tampil dalam lebih dari 100 event kampanye di 23 kota yang terletak di mall-mall, kampus, dan tempat lainnya dimana target yang berusia 24 tahun kebawah berkumpul.

Pemungutan suara ditawarkan pada pedagang eceran/pengecer. Selama dua minggu televisi mengajak pemirsanya untuk memiilih dan vote sesuai dengan keinginan mereka. Berita dari kampanye warna M&M’s ini telah beredar di 1000 koran, lebih dari 200 stasiun televisi dan menghasilkan 10,2juta orang memilih warna favoritnya. Tiga karakter warna M&M’s mengakhiri perjalannanya pada press conference di New York’s Empire State Building. Hasil terakhir didapatkan kalau birulah yang mendapatkan suara tebanyak sebesar 54%. Bahkan setelah berakhirnya pemilihan suara, perusahaan masih diuntungkan dengan banyaknya permintaan konsumen akan produk dengan warna baru pilihan mereka.

Kampanye berlanjut saat perusahaan mengumumkan M&M’s karakter yang berwarna biru akan segera diluncurkan. Kampanye merambah ke media lagi saat balon super besar M&M’s muncul di pemberitaan televisi saat stasiun televisi meliput Macy’s Thanksgiving day Parade.

 

Flinstone Vitamins

Flinstone Vitamins mengadakan kampanye yang dinamakan ”Here’s betty”. Berawal dari interview yang dilakukan oleh Rosie O’Donell (pengisi Suara Betty dalam Program acara Kartun Flintstone), Ia mengaku sedih bahwa Betty yang notabene adalah pelaku utama dalam film tidak dijadikan salah satu bentuk dari Flintstone Vitamin. Rosie bahkan menambahkan bahwa ia akan menelfon agensi nya terkait bentuk vitamin ini pada saat interview live di stasiun nasional CBS.

Perusahaan memanfaatkan kesedihan yang dirasakan oleh Rosie dengan mengadakan kampanye yang dinamakan “Here’s Betty”. Pihak promosi dari Flintstone Vitamin menempatkan ikon Betty di beberapa kemasan, dan menawarkan hadiah bagi konsumen yang beruntung menemukannya.

Ada beberapa alasan rasional yang dilontarkan dari pihak perusahaan mengapa Betty tidak dimasukan ke dalam bentuk dari vitamin, pertama, bentuk badan betty yang langsing pada bagian pinggang terlalu kecil sehingga pada pembuatannya seringkali patah,  kedua, pihak pabrik pada tahun 60an harus memutuskan hal yang berat untuk membandingkan antara betty dan wilma, tetapi kemudian betty pada filmnya merupakan tokoh yang murah hati sehingga akhirnya wilma yang notabene lebih populer lah yang terpilih.

Strategi dari kampanye ini adalah untuk membiarkan publik menentukan nasib dari Betty dalam pemungutan suara nasional. Batu besar sebagai booth/tempat pemilihan suara di buat dimana pemilih dapat memilih “ya” atau “tidak” memakai batu sebagai alatnya. Pemilihan dilakukan di dalam mall high trafic di beberapa negara bagian Amerika. Patung Betty berukuran besar juga dipersiapkan perusahaaan untuk menarik perhatian pengunjung mall. Pemilihan suara di tingkat regional menarik perhatian dari media lokal yang menguntungkan bagi perusahaan sebagai pemberitaan tambahan. Nasib Betty juga tidak hanya ditentukan oleh pengunjung mall saja tetapi juga dari saluran bebas pulsa dimana semua ornag dapat memberikan suara.

Hasil dari pemungutan suara yang telah dilakukan oleh perusahaan merujuk bahwa Betty seharusnya dijadikan salahsatu bentuk vitamin, lebih dari 3000 anak-anak dan juga ibunya memberikan suara di voting booths dan lebih dari 17000 penelfon terdaftar dan 91 persennya memlih untuk menambahkan Betty pada Flintstone vitamins.

25 tahun setelah suplement anak-anak yang terinspirasi dari film kartun ini dluncurkan, perusahaan Bayer akan menambah Betty sebagai salahsatu bentuk vitamin nya. Tetapi perusahaan harus menghilangkan satu tokoh agar betty dapat masuk, dan itu adalah flintmobile. Publisitas akan Betty telah Muncul pada lebih dari 1000 media cetak dan pemberitaan melalui siaran yang menghasilkan 175juta kesan pemirsanya. Hasil nyata lain dari program ini adalah penjualan yang menigkat dari 31% menjadi 34%

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s